PERSAHABATAN
“Pertama, menjaga stabilitas kawasan merupakan sebuah keniscayaan yang harus diciptakan oleh penghuni wilayah setempat. Stabilitas hanya akan dapat dicapai dengan saling memberikan penghargaan, penghormatan, dan solidaritas, dengan tanpa mencampuri urusan pribadi masing-masing. Kedua, membangun persahabatan yang didasarkan atas kesamaan kedudukan, kesamaan derajat, kesamaan kepentingan, dan keharmonisan merupakan prasyarat mutlak bagi semua pihak. Persahabatan dapat menjaga keseimbangan (equilibrium) bagi semua anggota yang terlibat dalam kebersamaan itu. Membangun equilibrium di suatu kawasan merupakan bentuk diplomasi yang terampil, dan salah satu diplomasi yang realistik adalah melalui perhelatan olahraga dan seni.”
Oleh : Tjipto Sumadi*
SCNEWS.ID -JAKARTA. Dalam menjalani hidup ini, penuh dengan kisah dan cerita. Kisah dan cerita hidup datang silih berganti; ada susah, senang, dan bahkan cerita mengerikan dan mengkhawatirkan. Di antara fragmen kehidupan tersebut, ada yang layak dikisah-bagikan atau ada juga yang harus disimpan dan dikubur dalam-dalam, lalu dijadikan pelajaran untuk diri sendiri. Hal penting yang ada dalam perjalanan hidup adalah hadirnya sahabat, yang kemudian berkembang menjadi persahabatan. Tulisan kali ini akan berkisah tentang persahabatan yang penulis alami bersama sahabat dari negara tetangga. Kisah ini bermula dari sebuah perhelatan yang digelar di Chiangmai, Thailand.
Dalam sebuah kegiatan ASEAN University Games yang diselenggarakan di Chiangmai, Thailand, hadir semua anggota Perhimpunan Negara-negara di Asia Tenggara atau ASEAN (Association South East Asia Nations). Terlepas dari pergesekan yang terjadi pada sisi politik maupun budaya, melalui aktivitas olahraga semua menjadi cair. Persahabatan hangat pun tetap terjalin sedemikian rupa tanpa ada sekat politik dan budaya. Meskipun saat itu misalnya, tengah hangat terjadi kasus “reog ponorogo” atau “batik” dengan negara jiran. Juga masalah penyelundupan BBM yang terus mengalir ke Timor Leste, atau dengan Singapura yang terus menggerus pasir di pesisir Riau Kepulauan yang digunakan untuk reklamasi wilayah lautnya.

Olahraga dan seni merupakan media ampuh dalam menjalin persahabatan, baik antar-pribadi maupun antar-negara. Boleh jadi, pada setiap perhelatan apapun dan di tingkat manapun, selalu saja ditampilkan atraksi cabang olahraga atau seni yang atraktif, menghibur, dan membangkitkan kebahagiaan. Olahraga bukan hanya saja dapat menyehatkan, tetapi juga dapat membuat adrenalin tertantang untuk melakukan yang terbaik. Sportivitas dalam olahraga mendorong seseorang untuk menjadi pribadi yang berkarakter sportif, menghargai kawan, dan menghormati teman. Dalam pesta olahraga ASEAN University Games, bukan hanya kejuaraan yang menjadi target, tetapi juga persahabatan, kebahagiaan, dan kerukunan antar-sesama bangsa di Kawasan ASEAN.
Hikmah apa yang dapat dipetik dari perhelatan ini? Pertama, menjaga stabilitas kawasan merupakan sebuah keniscayaan yang harus diciptakan oleh penghuni wilayah setempat. Stabilitas hanya akan dapat dicapai dengan saling memberikan penghargaan, penghormatan, dan solidaritas, dengan tanpa mencampuri urusan pribadi masing-masing. Kedua, membangun persahabatan yang didasarkan atas kesamaan kedudukan, kesamaan derajat, kesamaan kepentingan, dan keharmonisan merupakan prasyarat mutlak bagi semua pihak. Persahabatan dapat menjaga keseimbangan (equilibrium) bagi semua anggota yang terlibat dalam kebersamaan itu. Membangun equilibrium di suatu kawasan merupakan bentuk diplomasi yang terampil, dan salah satu diplomasi yang realistik adalah melalui perhelatan olahraga dan seni.
Semoga bermanfaat,
Salam Wisdom Indonesia
*) Mahasiswa Teladan Nasional 1987

Marvelous pak Tjip, teruslah menulis, Indonesia membutuhkan pribadi yg bertalenta seperti Bapak!