BERANI NORMAL
“Manusia itu diciptakan sempurna dengan daya resiliensi dan agility yang sangat handal, hingga bisa memitigasi setiap ancaman yang terjadi disekitarnya. Dan berani normal adalah sebuah mitigasi pandemi covid 19, berani hidup bersama virus covid 19, yang diperkirakan akan menjadi teman kehidupan manusia dalam jangka lama”
Oleh : IBG Dharma Putra
SCNEWS.ID-BANJARMASIN. Pandemi telah mengubah tatanan kehidupan, menjadi sangat tidak normal. Sebuah gaya hidup yang sangat berbeda dibandingkan dengan cara hidup sebelum pandemi. Cara hidup baru yang disebut sebagai cara hidup mengikuti protokol kesehatan
Keseharian yang dulunya sangat bebas dan tanpa protokoler menjadi terbatas dan sangat protokoler dengan kewajiban memakai masker dan tidak berkerumun, sering mencuci tangan serta selalu dirumah jika tak ada kegiatan luar yang maha penting.
Keseharian dengan berbagai aturan tersebut harus terus dilaksanakan dengan ketat selama pandemi dan berarti memanjangnya pandemi, dalam waktu yang belum dapat diprediksi,bisa menjadi sumber kegalauan bagi kehidupan.
Lama kelamaan, hidup tidak biasa dengan berbagai protokoler ini, diprediksi akan diikuti oleh kelelahan. Dan karenany,maka kepatuhan menurun.Kepatuhan yang menurun akibat kelelahan, bukanlah disengaja tapi karena terabaikan oleh rutinitas.
Akibatnya sama saja, karena kelelahan akan membuat bertambahnya masyarakat yang tak bermasker, lupa menjaga jarak, lengah dalam menghindari kerumunan dan lupa untuk sering mencuci tangan.
Sebuah circulus vetiosus ( lingkaran setan) pandemi karena dari memanjangnya pandemi, diikuti dengan penurunan kepatuhan protokol kesehatan dan berakhir sebagai penyebab memanjangnya waktu pandemi.
Untuk memotong circulus vetiosus tersebut, masyarakat sejarusnya diberi pemahaman lebih detail, didengarkan, dibantu dan diajak serta dalam menyelesaikan masalahnya secara mandiri serta diberi kesempatan hidup normal dengan risiko penularan dibuat sangat rendah.
Tak banyak daerah yang berani memutuskan untuk memberi kesempatan masyarakatnya, menjalani hidup normal, dengan berbagai alasan, terutama karena penularan penyakit masih tinggi dan pandemi terlihat belum cukup bersahabat.
Ketakutan pengambilan keputusan riskan itu, diperkuat oleh dugaan bahwa pandemi belum akan berakhir cepat. Sebuah dugaan yang diambil karena muncul berbagai mutan yang semakin menular serta semakin mematikan.
Banyaknya mutasi virus, memunculkan virus baru dengan sifat yang berbeda, baik dari aspek infektius, daya timbulkan sakit, daya keparahan dan daya antisipasinya. Perbedaan sifat virus, menjadi semakin ganas berakibat peningkatan jumlah kesakitan dan kematian.
Dalam posisi seperti itu, maka kecendrungan yang timbul adalah bertindak menghindari risiko, dengan bersikap pasif serta jauh dari inisiatif untuk memberikan kesempatan hidup dengan pola hidup normal ke masyarakat.
Dan jenakan ketakutan untuk hidup normal membuat masyarakat tenggelam dalam pola hidup abnormal. Sebuah pola hidup yang tanpa disadari, akan berdampak buruk di masa datang, khususnya di bidang pendidikan dan ekonomi.
Sebuah ketakutan yang sia sia dan tak perlu ada larena merupakan ketakutan yang membawa pada kehancuran masa depan. Sebuah ketakutan yang perlu disikapi dengan cerdas dan penuh kehati hatian untuk menggapai kehidupan yang lebih baik.
Seharusnya diputuskan untuk memberi kesempatan hidup normal pada masyarakat sekaligus menggunakan pandemi covid untuk percepatan kemajuan daerah khususnya di bidang ekonomi dan kesehatan.
Sebuah percepatan yang diambil dengan penuh keberanian serta penuh kesadaran akan risiko, sehingga upaya agar masyarakat tetap sehat dan hasil pembangunan berada diatas daerah lain.
Sebuah kondisi kesehatan masyarakat yang sangat baik dengan kondisi pertumbuhan ekonomi yang juga baik, bahkan berada diatas daerah yang tak terkejar kemajuannya sejak sebelum pandemi.
Melihat keberanian yang diperlukan untuk melakukan kegiatan ini maka kegiatan ini, diistilahkan sebagai berani normal. Sebuah kegiatan memanfaatkan pandemi sebagai sebuah momentum.
Sebuah kegiatan berpola normal dengan kepatuhan protokoler sehingga tetap sehat, tetapi sekaligus bisa membawa masyarakat untuk menyalip kondisi ekonomi masyarakat di daerah lain.
Berani normal, dalam pengertian mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan, hidup seperti sebelum pandemi dengan tetap memperhitungkan keberadaan virus dan daya tularnya,
Berani normal merupakan upaya pemanfaatan
momentum yang sangat berisiko tetapi sangat strategis untuk membuahkan sebuah kejutan berupa loncatan kesuksesan, untuk menjadi pemilik teratas hirarki kesuksesan.
Melihat risikonya yang sangat besar maka berani normal dapat dikatagorikan sebagai kegiatan nyerempet bahaya. Dengan begitu wajib dihindarkan dari eksplatasi manusia terhadap manusia lainnya.
Berani normal bukanlah kenekadan bodoh tak berguna tetapi sebuah takut yang dikelola, sehingga prasyaratnya wajib mengikuti kaidah kebenaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
Berani normal dilakuan dengan standar untuk meniadakan risiko sakit dan mati,oleh petugas berkompeten dalam kemantapan legalitas dan mempunyai sistem evaluasi yang handal.
Berani normal adalah sebuah inovasi bertahap yang disarankan untuk dilakukan melalui uji coba disemua bidang kehidupan, dimulai dari yang paling mudah, paling murah, paling siap, paling berminat dan tentunya paling pintar.
Semua bidang diberi kesempatan yang sama, asalkan prasyarat dan syaratnya dipenuhi. Uji coba dilakukan di pasar, mall, toko, tempat kerja, sekolahan, tempat ibadah dan tempat lain
Kepastian pelaksanaan uji coba ditempat pilihan didahului dengan sosialisasi dan penggalangan komitmet, sehingga bisa dipastikan bahwa tempat terpilih mempunyai pemahaman mumpuni tentang kondisi covid dan penanggulangannya.
Sosialisasi bukan hanya menekankan pada syarat kepatuhan mutlak dalam penerapan protokol kesehatan tapi juga tentang kesiapan sebagai prasyarat untuk mengawali uji coba.
Prasyarat itu mewajibkan pelibatan semua stake holder institusi tempat dilakukannya uji coba, konsistensi pelaksanaan uji coba dan kesiapkan adaptasi jika terjadi perubahan situasi selama proses uji coba.
Jika sudah begitu, tak ada lagi alasan untuk berani normal dan sekaligus tak ada alasan untuk takut berlebihan serta tenggelan kedalam abnormalnya kehidupan pandemi.
Manusia itu diciptakan sempurna dengan daya resiliensi dan agility yang sangat handal,
hingga bisa memitigasi setiap ancaman yang terjadi disekitarnya. Dan berani normal adalah sebuah mitigasi pandemi covid 19, berani hidup bersama virus covid 19, yang diperkirakan akan menjadi teman kehidupan manusia dalam jangka lama,
Ayolah, kontrol rasa takutmu, tantanglah dunia, pakai kecerdasanmu dan mulailah berani normal serta raih kemenanganmu. Berani normal adalah kejayaan masa depan.
Kota kelahiran
08062021

Mantap. Pak Dharma… Bagus dan memberi pencerahan…
Suwun….