HARUS KEMANA
Raib kemana pokok-pokok pohon beraneka ragam
Di kala bertahun lalu belantara tak bertuan
Lahan-lahan hijau menangkap air hujan
Dengan kehijauannya menguapkan awan
Ke mana lagi hujan tak bisa labuh
Kalau tidak meluncur jauh
Mengapa aneka satwa menyerbu hunian manusia
Ekosistem meradang mengancam kehidupannya
Rumah keanekaragaman hayati dihancurkan industrialisasi
Atas nama pembangunan alam terarogansi
Alam lestari tiada rusak sendiri
Kepunahannya diganyang serakah hati
Mengapa bencana alam ini terjadi
Di hati lupa salahkan alam sendiri
Para penjarah para perusak
Tiada pernah sadarkan diri
Bila diperingatkan jangan berbuat kerusakan
Mereka pun membantah tengah berbuat kebajikan
Kelalaian tiada berujung
Berakhirkah dengan musibah mengepung
Hai penentu kebijakan
Putusan penamu disandera kepentingan
Pada setiap kebijakan yang salah berpihak
Disitulah piramida kuburan manusia makin memuncak
Kemana
Dimana
Bergantung siapa
Sia-sia
Malang.26.01.2021
