SURVAILANS PERUBAHAN (SERI OPINI IBG DHARMA PUTRA)

SURVAILANS PERUBAHAN
Oleh : IBG Dharma Putra

“Survailans menjaminkan organisasi, berpotensi membaca keberadaan perubahan setiap saat dan berkelanjutan, baik berbentuk tren, majunya teknologi, kebijakan atau perilaku konsumen. Sebuah awal bagi timbulnya perilaku adaptatif, bisa berupa penyesuaian strategi, cara kerja, produk atau layanan. Adaptasi tak kehilangan jati diri, tetapi reaksi untuk tetap menjaga arah jangka panjang organisasi”.

SCNEWS.ID-BANJARMASIN. Dalam sebuah pertemuan dialogis saling tanya pengalaman, dalam peringatan ulang tahun perdana sebuah holding cukup besar, Syifa Global Group, seorang anak muda, belum genap berusia 30 tahun tapi sudah menjadi Presiden Direkturnya, Fauzul Akbar, bertanya pengalaman menyikapi perubahan dan membawa saya pada inspirasi untuk membuat tulisan ini.

Survailans perubahan adalah upaya sistematis serta terus menerus yang dikerjakan organisasi untuk mewaspadai situasi yang berbeda, mulai dari kondisi peralihan sampai pada situasi telah berganti, melalui pengumpulan, pengolahan dan analisa data sampai dapat disajikan berbentuk informasi

Survailans perubahan dilakukan untuk bersikap terhadap perubahan karena perubahan pada dasarnya tidak dapat dihindari, sehingga yang terpenting bukan menolaknya tetapi mengelola secara cerdas hingga tidak menjadi ancaman, bahkan sebisanya dijadikan peluang.

Semua perubahan, baik yang bersifat internal biasanya berbentuk restrukturisasi, revitalisasi maupun reformasi birokrasi, yang berpotensi mengancam zona nyaman anggota organisasi, hingga timbul penolakan atau terjadinya secara eksternal, lingkungan luar organisasi, biasanya berupa penetapan kebijakan pemerintah, wajib sesegeranya disikapi.

Penyikapan wajib dikelola dengan sistematik, gradual dan terkontrol. Untuk itu diperlukan sistem pencatatan dan pelaporan yang baik untuk mendapatkan data yang bermutu berkaidah jelas, lengkap, benar, akurat serta tepat waktu. Data tersebut menjaminkan adanya keputusan yang bermutu pula.

Sistematik dilakukan dengan sistem dan model terbaik, disepakati sesuai kajian arah serta type perubahan, berhasil guna, berdaya guna dan tepat guna serta berbentuk terjemahan praktis sederhana yang berbeda untuk masing masing tingkat pengetahuan, tugas dan tanggung jawab sehingga mudah dipahami oleh semua.

Gradual berarti membawa terjemahan praktis itu ke dalam benak anggota organisasi yang berada selevel di bawah, secara berjenjang hingga semuanya mendapat pemahaman yang sama secara konsepsi walaupun berbeda disisi operasional hanya karena tugas serta tanggung jawab yang berbeda. Pemahaman dilakukan melalui penjelasan yang terbuka, sehingga mengurangi kecurigaan atau resistensi terhadap perubahan serta mencegah timbul rumor yang bisa memperburuk situasi.

Kontrol dilakukan untuk memastikan adanya satu kesatuan komando dan tidak adanya salah paham karena salah informasi terjemahan. Dengan begitu menjadi jelas, penyikapan oleh pimpinan tertinggi, menengah atau bawah serta semua anggota organisasi .

Model penyikapan perubahan, lebih terlihat dampaknya jika penyusunan model dilakukan dengan pendekatan partisipasi, berupa survey mawas diri maupun musyawarah organisasi yang bersifat pleno

Diperlukan pelatihan jika perubahan tersebut menghendaki adanya keterampilan baru dan semuanya berjalan lancar pada kepemimpinan yang menjadi teladan, mengalang prakarsa dan menyemangati.

Survailans menjaminkan organisasi, berpotensi membaca keberadaan perubahan setiap saat dan berkelanjutan, baik berbentuk tren, majunya teknologi, kebijakan atau perilaku konsumen. Sebuah awal bagi timbulnya perilaku adaptatif, bisa berupa penyesuaian strategi, cara kerja, produk atau layanan. Adaptasi tak kehilangan jati diri, tetapi reaksi untuk tetap menjaga arah jangka panjang organisasi.

Dalam jangka panjang, perilaku semua anggota organisasi, perlu disiapkan untuk bisa bersikap positif terhadap perubahan. Diperlukan anggota yang bertenaga dalam, dalam pengertian jujur, disiplin, beretika dan mempunyai keberadaan optimal, dengan kecerdasan komunikasi tingkat tertinggi, hingga mudah bersikap terbuka pada hal baru, proaktif, luwes, pembelajar dan berani mengambil keputusan.

Banjarmasin
11102025

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini